11 Nov 2019

15 Ayat Alkitab Tentang Iman yang Membantu Memelihara Imanmu kepada Tuhan dalam Masa-Masa Sulit

Belajar Alkitab, ayat Alkitab, iman,
Renungan Harian | 15 Ayat Alkitab Tentang Iman yang Membantu Memelihara Imanmu kepada Tuhan dalam Masa-Masa Sulit

Dalam kehidupan, kita sering menghadapi banyak kesulitan, kadang-kadang kita kehilangan iman kepada Tuhan dan jatuh ke dalam godaan Setan. Bagaimana kita tidak kehilangan iman kepada Tuhan ketika kita menghadapi kesulitan? Baca 15 ayat Alkitab tentang iman, tingkatkan iman kita kepada Tuhan dan jalin hubungan kita dengan Tuhan lebih dekat!

Yesus menjawab dan berkata kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, Jika engkau memiliki iman dan tidak bimbang, engkau bukan hanya akan melakukan yang Kuperbuat pada pohon ara itu, tetapi jika engkau juga berkata kepada gunung ini, Terangkatlah dan tercampaklah ke laut, itu pasti terjadi.
(Matius 21:21)


Berdiamlah di dalam TUHAN dan nantikan Dia dengan sabar; jangan kesal karena orang yang beruntung di jalannya, karena orang yang melakukan tipu muslihat yang jahat.
(Mazmur 37:7)


Seribu akan jatuh di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu; tetapi bencana itu tidak akan mendekatimu.
(Mazmur 91:7)


Ya, meskipun aku berjalan melewati lembah bayang-bayang maut, aku tidak akan takut bahaya, karena Engkau bersamaku; gada-Mu dan tongkat-Mu menghibur aku.
(Mazmur 23:4)


Dan Yesus berkata kepada mereka, Karena engkau kurang percaya; sebab sesungguhnya Aku berkata kepadamu, Jika engkau memiliki iman sebesar biji sesawi, engkau akan berkata kepada gunung ini, Pindahlah dari sini ke sana, gunung itu pun akan berpindah; dan tidak ada yang mustahil bagimu.
(Matius 17:20)


Jadilah kuat dan penuh keberanian, janganlah takut, dan janganlah gentar akan mereka: karena TUHANmu, Dialah yang berjalan bersamamu; Dia tidak akan mengecewakanmu atau meninggalkanmu.
(Ulangan 31:6)


Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu, damai sejahtera Kuberikan kepadamu; tidak seperti yang dunia berikan, itulah yang Kuberikan kepadamu. Jangan biarkan hatimu gelisah atau takut.
(Yohanes 14:27)


Namun Yesus memandang mereka dan berkata, Bagi manusia ini mustahil; tetapi bagi Tuhan, segala sesuatu mungkin terjadi.
(Matius 19:26)


Karena itu Aku berkata kepadamu, Apa saja yang engkau inginkan, ketika engkau berdoa, percayalah bahwa engkau telah menerimanya, dan engkau akan memilikinya.
(Markus 11:24)


Yesus berkata kepadanya, Jika engkau bisa percaya, segala sesuatu mungkin bagi orang yang percaya.
(Markus 9:23)


Ada orang yang mengandalkan kereta, dan ada pula yang mengandalkan kuda: tetapi kita akan mengingat nama TUHAN, Tuhan kita.
(Mazmur 20:7)


Tidak tahukah engkau? Belum pernahkah kaudengar, bahwa Tuhan yang kekal, TUHAN, Pencipta bumi dari ujung ke ujung, tidak menjadi letih ataupun lemah? Pengertian-Nya tak terselami. Dia memberi kekuatan kepada yang letih; dan kepada mereka yang tidak berdaya, Dia menambahkan kekuatan. Bahkan orang-orang muda akan lemah dan letih, dan teruna-teruna akan sepenuhnya rebah: Namun mereka yang menantikan TUHAN akan memperbarui kekuatan mereka; mereka akan terbang tinggi dengan sayap seperti burung rajawali; mereka akan berlari, dan tidak menjadi letih; dan mereka akan berjalan, dan tidak lemah.
(Yesaya 40:28-31)


Karena itu, Aku berkata kepadamu: Jangan mencemaskan hidupmu, apa yang akan kamu makan, atau apa yang akan kamu minum; juga untuk tubuhmu, apa yang akan kamu kenakan. Bukankah hidup ini lebih dari makanan, dan tubuh lebih dari pakaian? Lihatlah burung-burung di udara: karena mereka tidak menabur, mereka juga tidak menuai, atau mengumpulkan makanan di dalam lumbung; tetapi Bapamu yang di surga memberi mereka makan. Bukankah engkau jauh lebih baik daripada mereka?.
(Matius 6:25-26)


Tuhan adalah perlindungan dan kekuatan kita, penolong yang senantiasa hadir di dalam kesesakan.
(Mazmur 46:1)


Sebab kita berjalan dengan iman, bukan dengan penglihatan
(2 Korintus 5:7)


Percayalah bahwa Tuhan akan datang kembali

Dua ribu tahun yang lalu, Tuhan Yesus berjanji kepada pengikut-Nya: “Aku pergi untuk menyiapkan tempat bagimu. Dan jika Aku pergi dan mempersiapkan tempat untukmu, Aku akan datang kembali, dan menyambut engkau, supaya di mana Aku berada, di situlah engkau juga berada” (Yohanes 14:2-3). Karena inilah, generasi orang percaya terus berharap dan berdoa untuk pemenuhan janji kepada Tuhan, dan berdoa serta berharap bahwa mereka akan diangkat ke surga untuk bertemu Tuhan, dan memasuki kerajaan surga ketika Tuhan datang kembali.

Firman Tuhan Tentang Iman

Iman ini merujuk kepada apa? Iman adalah kepercayaan yang murni dan hati yang murni yang harus dimiliki manusia ketika mereka tidak bisa melihat atau menyentuh sesuatu, ketika pekerjaan Tuhan tidak sesuai dengan gagasan manusia, ketika itu di luar jangkauan manusia. Inilah iman yang Aku maksud. Manusia membutuhkan iman di masa kesulitan dan pemurnian, dan bersama iman, datanglah pemurnian. Ini tidak terpisahkan. Tidak masalah bagaimana Tuhan bekerja atau dalam lingkungan seperti apa engkau berada sekarang, jika engkau mampu mengejar kehidupan, berusaha untuk memiliki pekerjaan Tuhan yang dikerjakan dalam dirimu, dan mengejar kebenaran, dan jika engkau memiliki pemahaman tentang perbuatan Tuhan dan engkau mampu bertindak sesuai kebenaran, maka inilah imanmu yang sejati, dan ini menunjukkan bahwa engkau tidak kehilangan harapan di dalam Tuhan. Hanya jika engkau tetap mampu mengejar kebenaran melalui pemurnian, engkau akan mampu untuk benar-benar mengasihi Tuhan, dan tidak akan meragukan-Nya, jika tidak peduli apa pun yang dilakukan-Nya, engkau tetap melakukan kebenaran untuk memuaskan-Nya, dan engkau mampu mencari kehendak-Nya dengan segenap hati dan memikirkan kehendak-Nya, maka ini artinya engkau memiliki iman yang sejati kepada Tuhan. Sebelumnya, ketika Tuhan berkata engkau akan memerintah sebagai raja, engkau mengasihi Dia, dan ketika Dia secara terbuka menunjukkan diri-Nya kepadamu, engkau mengejar-Nya. Tetapi sekarang Tuhan tersembunyi, engkau tidak bisa melihat-Nya, dan masalah menimpamu. Di saat seperti ini, apakah engkau kehilangan harapan dalam Tuhan? Jadi setiap saat engkau harus mengejar kehidupan dan berusaha memuaskan kehendak Tuhan. Inilah yang disebut iman sejati.

Catatan Editor

Jika kepercayaan Anda lemah, atau mengalami beberapa kesulitan dan masalah lain, jangan kehilangan kepercayaan pada Tuhan. Anda dipersilakan untuk menghubungi kami dengan klik tombol kontak di sudut kanan bawah. Kami akan dengan tulus mendoakan Anda dan mencari cara untuk menyelesaikan masalah. Puji tuhan!


Sumber Artikel dari "Belajar Alkitab"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Akhirnya saya menemukan jalan keluar dari kekeringan rohani(I)

Oleh Endai, Korea Selatan Aku Bertemu dengan Tuhan untuk Pertama Kalinya dan Aku Mengalami Kedamaian dan Sukacita Pada tahun 2010, ak...